Monday, 23 April 2012

-bisa saja-



Bisa saja,
suatu hari kita bertemu,
tanpa disengaja,
tanpa ada yang berniat jatuh cinta

Lalu,
kau katakan kau mau aku selamanya
ada di sisimu,
berbagi suka dan duka

Bisa saja,
Tuhan memisahkan kita,
dengan segala alasan yang hanya dimengertiNya,
lalu kau akan bersiap lagi jatuh cinta yang kesekian kali,
bukan padaku,
tidak lagi padaku

Bisa saja,
kau pergi tiba-tiba,
menyerah karena tak sanggup berjuang atas masalah

Bisa aja,
kita tak puas atas semua yang ada,
atas rindu, atas cinta yang lama

Namun,
kurasa aku akan terus berdoa,
agar menangis adalah pilihan terakhir yang kita punya

karena aku ingin kita bahagia,
serupa saat kita pertama kali
saling jatuh cinta.

Saturday, 21 April 2012

-sedikit tentang rindu juga cinta :)-






















Rindu itu seru,
terkadang kau harus melawan egomu,
untuk menghubunginya terlebih dulu

Lalu cinta,
kurasa cinta itu candu.
Kau mampu merindunya,
setelah sepuluh menit yang lalu bertatap muka.
dan akupun mampu menyatu pada lagu lagu picisan itu

Pada akhirnya,
kurasa aku tak akan mampu mencintamu,
tanpa merindu terlebih dahulu.

-aku memilihmu-

Karena tidak selalu memerlukan alasan untuk mencintai seseorang...
Karena ketika alasan itu hilang..
Maka hilang pulalah rasa cinta itu..

Ada kalanya kita tidak dapat mengatakan apa yang kita ingin katakan..
Bukan karena tidak ingin..
Tetapi tidak bisa..

-Hatiku Memilihmu-

Friday, 20 April 2012

-listen to me :)-



Aku tak pernah meniatkan diriku,
untuk jatuh hati padamu,
untuk mengenal cinta melalui kamu

Entah bagaimana,
takdir Tuhan sampai padaku,
aku mencoba mengenalnya,
dan berjalan apa adanya

Kau tahu,
diantara sekian banyak alasan
atau pembenaran
atau apapun yang biasa kau sebut ketidaksengajaan,
sepertinya aku memilih untuk mengenalmu semakin dalam,

itu yg kusadari sekarang
niatku untuk menganggapmu teman sudah tak berlaku sayang
meskipun lidahku telah mampu menguraikan,
namun tanpa lidah,
cinta ternyata lebih terang..
dan aku ikhlas dengan semua rasaku

Jika hidup adalah tentang pilihan,
mencintaimu adalah pilihan yang tak pernah aku pastikan
tak pernah pasti kapan selesai
tak tahu akan sampai kapan.

Monday, 23 April 2012

-bisa saja-



Bisa saja,
suatu hari kita bertemu,
tanpa disengaja,
tanpa ada yang berniat jatuh cinta

Lalu,
kau katakan kau mau aku selamanya
ada di sisimu,
berbagi suka dan duka

Bisa saja,
Tuhan memisahkan kita,
dengan segala alasan yang hanya dimengertiNya,
lalu kau akan bersiap lagi jatuh cinta yang kesekian kali,
bukan padaku,
tidak lagi padaku

Bisa saja,
kau pergi tiba-tiba,
menyerah karena tak sanggup berjuang atas masalah

Bisa aja,
kita tak puas atas semua yang ada,
atas rindu, atas cinta yang lama

Namun,
kurasa aku akan terus berdoa,
agar menangis adalah pilihan terakhir yang kita punya

karena aku ingin kita bahagia,
serupa saat kita pertama kali
saling jatuh cinta.

Saturday, 21 April 2012

-sedikit tentang rindu juga cinta :)-






















Rindu itu seru,
terkadang kau harus melawan egomu,
untuk menghubunginya terlebih dulu

Lalu cinta,
kurasa cinta itu candu.
Kau mampu merindunya,
setelah sepuluh menit yang lalu bertatap muka.
dan akupun mampu menyatu pada lagu lagu picisan itu

Pada akhirnya,
kurasa aku tak akan mampu mencintamu,
tanpa merindu terlebih dahulu.

-aku memilihmu-

Karena tidak selalu memerlukan alasan untuk mencintai seseorang...
Karena ketika alasan itu hilang..
Maka hilang pulalah rasa cinta itu..

Ada kalanya kita tidak dapat mengatakan apa yang kita ingin katakan..
Bukan karena tidak ingin..
Tetapi tidak bisa..

-Hatiku Memilihmu-

Friday, 20 April 2012

-listen to me :)-



Aku tak pernah meniatkan diriku,
untuk jatuh hati padamu,
untuk mengenal cinta melalui kamu

Entah bagaimana,
takdir Tuhan sampai padaku,
aku mencoba mengenalnya,
dan berjalan apa adanya

Kau tahu,
diantara sekian banyak alasan
atau pembenaran
atau apapun yang biasa kau sebut ketidaksengajaan,
sepertinya aku memilih untuk mengenalmu semakin dalam,

itu yg kusadari sekarang
niatku untuk menganggapmu teman sudah tak berlaku sayang
meskipun lidahku telah mampu menguraikan,
namun tanpa lidah,
cinta ternyata lebih terang..
dan aku ikhlas dengan semua rasaku

Jika hidup adalah tentang pilihan,
mencintaimu adalah pilihan yang tak pernah aku pastikan
tak pernah pasti kapan selesai
tak tahu akan sampai kapan.
© 29 September
Maira Gall