Sunday, 9 December 2012

-Diamlah !-





Anda dapat mencatat saya dalam sejarah anda
Dengan dusta anda,dengan kebohongan memutar
Yang tak pernah mengakui keberadaan para budak
Anda mungkin dapat menginjak saya ditanah
Tapi tetap saja, seperti debu, aku akan bangkit

Sama seperti bulan dan matahari
Dengan kepastian pasang surutnya
Sama seperti harapan tinggi yang bermunculan
Saya akan menanggung dipasang
Masih, saya akan terus meningkat



Apakah anda ingin melihat saya rusak ?
Menundukan kepala dengan mata menatap peluh kebawah ?
Bahu jatuh seperti air mata?
Berlutut seakan mengakui dosa ?
Menangis dalam teriakan jiwa saya ?
Tidak, menjijikan !

Apakah keangkuhan saya menyinggung perasaan anda ?
Jangan anggap itu keburukan yang mengerikan
Karena aku hanya tertawa seperti aku mempunyai tambang emas
Dihalaman belakang rumah saya sendiri
Tidakkah itu menyenangkan ? haha

Apakah kesaksian saya membuat anda jengkel ?
Apakah itu datang sebagai kejutan?
Bahwa aku menari dalam kata kata yang tidak semestinya
Bahwa aku tertawa yang tak seharusnya
Bahwa aku berucap apa yang kau takutkan

Dari rangkaian catatan sejarah
Aku bangkit
Dari masa lalu yang berakar pada rasa sakit
Aku bangkit
Aku bangkit membawa hadiah yang nenek moyang berikan
Berarah ke arah fajar yg jelas
Saya mimpi dan harapan dari mereka
Jangan goreskan cacad pada jiwa
Sekalipun itu hanya menyentuh pucuk kerudungku
Pastikan kau yang mengusik, kan terhukum. maka diamlah !
Biarkan aku terus berjalan

No comments

Post a Comment

Sunday, 9 December 2012

-Diamlah !-





Anda dapat mencatat saya dalam sejarah anda
Dengan dusta anda,dengan kebohongan memutar
Yang tak pernah mengakui keberadaan para budak
Anda mungkin dapat menginjak saya ditanah
Tapi tetap saja, seperti debu, aku akan bangkit

Sama seperti bulan dan matahari
Dengan kepastian pasang surutnya
Sama seperti harapan tinggi yang bermunculan
Saya akan menanggung dipasang
Masih, saya akan terus meningkat



Apakah anda ingin melihat saya rusak ?
Menundukan kepala dengan mata menatap peluh kebawah ?
Bahu jatuh seperti air mata?
Berlutut seakan mengakui dosa ?
Menangis dalam teriakan jiwa saya ?
Tidak, menjijikan !

Apakah keangkuhan saya menyinggung perasaan anda ?
Jangan anggap itu keburukan yang mengerikan
Karena aku hanya tertawa seperti aku mempunyai tambang emas
Dihalaman belakang rumah saya sendiri
Tidakkah itu menyenangkan ? haha

Apakah kesaksian saya membuat anda jengkel ?
Apakah itu datang sebagai kejutan?
Bahwa aku menari dalam kata kata yang tidak semestinya
Bahwa aku tertawa yang tak seharusnya
Bahwa aku berucap apa yang kau takutkan

Dari rangkaian catatan sejarah
Aku bangkit
Dari masa lalu yang berakar pada rasa sakit
Aku bangkit
Aku bangkit membawa hadiah yang nenek moyang berikan
Berarah ke arah fajar yg jelas
Saya mimpi dan harapan dari mereka
Jangan goreskan cacad pada jiwa
Sekalipun itu hanya menyentuh pucuk kerudungku
Pastikan kau yang mengusik, kan terhukum. maka diamlah !
Biarkan aku terus berjalan

No comments:

Post a Comment

© 29 September
Maira Gall