Tuesday, 19 February 2013

-hei, pendusta 2-


Haha sudahlah, kepalsuan itu hanya akan membawamu kedalam figur  seorang sirkus. Kau itu  terlahir bukan sebagai lelucon. Ditertawakan banyak orang, bukan tanpa sebab. Itu hanya karena kau terlihat sangat “konyol”. Lagipula diantara kita belum ada yg benar-benar paham seperti apa murka Tuhan pada makhluk pendusta, bukan? Dengar dengar Azab Tuhan begitu dewasa dalam menghukum dan memaafkan hambanya. Segera akhiri atau kelak akan berkata “terlambat”.  J
 

No comments

Post a Comment

Tuesday, 19 February 2013

-hei, pendusta 2-


Haha sudahlah, kepalsuan itu hanya akan membawamu kedalam figur  seorang sirkus. Kau itu  terlahir bukan sebagai lelucon. Ditertawakan banyak orang, bukan tanpa sebab. Itu hanya karena kau terlihat sangat “konyol”. Lagipula diantara kita belum ada yg benar-benar paham seperti apa murka Tuhan pada makhluk pendusta, bukan? Dengar dengar Azab Tuhan begitu dewasa dalam menghukum dan memaafkan hambanya. Segera akhiri atau kelak akan berkata “terlambat”.  J
 

No comments:

Post a Comment

© 29 September
Maira Gall