Wednesday, 28 December 2011

-yg kosong pasti akan ke isi :)-

mungkin  sekarang kita seperti ini 
Bagi yang tidak , mulailah untuk bersyukur saat ini juga. Karna itulah yg disebut nikmat :)
Dan bagi yg merasakan hal tersebut. Tetap bersyukurlah karna masih diberi ruang (kehidupan). Jangan menyerah. Karna suatu saat nanti kita pasti akan seperti ini :

 kita pasti bisa mengisi ruang kosong ini sedikit demi sedikit 
"ah mustahil , mana mungkin aku bisa mengisi ruang kosong itu sedemikian rupa"
"BISA !"katakan saja: "AKU PASTI BISA !" 
Karena semua itu dapet terisi jika kita mampu rasakan sebuah "USAHA"  dan menjumpai keadaan yg "TAK PERNAH LELAH" 
dan untuk memulainya kita hanya butuh "OPTIMISME"


Jika kita mau keluar lewat pintu itu dan temukan jati diri serta kemampuan kita  maka semua akan terbeli untuk mengisi kekosongan itu :) 

Mari , kita keluar bersama .jika hanya didalam sana kita tak akan bisa membeli itu semua .. ayo keluar:)

Sunday, 18 December 2011

-my pict-

 my classmate :)




Sunday, 11 December 2011

-Hanya menunggu-



Hanya menunggu
Kemudian menunggu
Lalu menunggu
Tetap menunggu
Terus menunggu
Dan puisi ini akan sempurna saat penantian dan kata menungguku telah usai………..

-Kasih Sayang Tuhan tak pernah usai :)-

dulu saat aku sukses, aku mempercayai Tuhanku memelukku dan mengasihi selalu
lalu kuterjatuh, maka saat itulah aku menyumpahi Tuhanku .
aku membenci Tuhanku, aku pernah menantang-Nya
karena kasih-Nya tak seperti anganku
aku telah memepercayai-Nya , sungguh !
tapi sayang Tuhanku hanya memberi ini
ini pun tak cukup untuk membayar semua yang kulakukan
lalu aku coba pergi mencari Tuhan baru dan aku beranggap itulah aku...
saat itulah kisahku bagaikan fatamorgana surga
Hartaku berlimpah, Selirkupun aduhai cantiknya, ternakkupun sungguh kubanggakan ,aku menyukai ini..
saat itu aku semakin berani membuka senyumku ...
aku tau ini karna usahaku bukan karna Tuhanku
tapi anehnya , . .
dari pesona para selirku, aku tak menemukan pesona cintanya padaku..
sungguh Nabi Yusuflah yang lebih beruntung dariku , kaum terindahpun tergila gila padanya. .
dan dari perjalananku menjumpai mereka yang Ter-hebat dinegeri tetanggaku pun, tak kutemui sesuatu yg sehebat melimpahnya hartaku ini
sampai aku tertegun, saat kujumpai mereka yg sedang mengemis
kukira mereka menginginkan sebagian hartaku..
dengan bangga kutawarkan harta sang raja ini
sampai aku tertegun , mereka menolak
”tak maukah kau dengan hartaku ? sungguh jahanam sekali dirimu, sudahkah kaya dirimu berani menolak akan hal ini ”
”sungguh,saudaraku aku tak pernah menginginkan hartamu yang hanya sebongkah biji dzarrah  ,pernahkah kau dengar tentang hebatnya Nabimu Sulaiman? Pernahkah kau dengar siapakah pemilik kakbah terindah dan termegah? hingga seluruh pelosok menghabiskan waktunya disana tanpa terkurangi sedikitpun kemegahan dan kebutuhan disana .Adakah perusahanmu yang mampu menandingi megahnya kakbah ?pernahkah kau mendengar siapa pemilik galaksi terhebat ini ?mampukah harta yang kau banggakan itu membelinya ?berapa ratus ikankah dan hewan yang kau pelihara dirumah ?pernahkah kau berfikir ada yg lebih terhebat darimu hingga mampu memelihara binatang dr ikan hingga binatang didarat yang tak mampu terhitung jumlahnya yang saat ini tak sempat kau membelinya, . berfikirlah sampai kau sadar peliharanmu hanyalah sebagian kecil hewan yg kau ambil dari pemilik makhluk2 tersebut,Zat yang TERHEBAT yang mampu memelihara seluruhnya,
Lalu ingatlah, dirimu yg kau anggap yang terhebat itu, siapakah yg mampu menciptakan seorang yang hebat sepertimu, bukankah Dia yang menciptakanmulah yang pantas terbilang paling TERHEBAT dari dirimu,?adakah barang yg dicipta lebih hebat dari penciptanya ?

Aku menangis karna sejenak aku renungkan semua itu lalu lidahku bersambut memberi pernyataan ” aku tahu itu wahai saudaraku, itu adalah Tuhanku.. Tuhanku yang Maha akan segalanya, tapi aku sungguh membenci Tuhanku untuk saat itu, aku menyembah-Nya , aku menyanjung-Nya,tapi dalam sekejab Tuhanku menyapu ratakan harta dari usaha, dan tawakalku hingga aku harus memulai kembali segalanya ”
”Wahai saudaraku, sungguh kutakmengerti apa perasaanmu, kau masih dikasihi Tuhanmu meski disaat kau membenci-Nya, kau masih diberi kelayakan dan kepantasan meski kau pernah menyumpahi-Nya, sungguh beruntungnya dirimu, dalam keangkuhanmu Tuhanmu masih menyayangimu, tak ingatkah kau kisah para kaum yang pernah mencela Nabimu serta Tuhanmu, adakah dari mereka yang selamat dari azab-Nya,
Sungguh kau beruntung tiada tara, kembalilah wahai saudaraku, segalanya ada pada Tuhanmu, kemarin, sekarang ,esok, Tuhan merencanakan yang terindah untuk hamba-Nya” :)



"Tuhanku yang Terindah
Sungguh sumpahku adalah kata yg menjijikan dari mulut hinaku
Kumampu menjilat sebusuknya ludah yg keluar dr hewan paling menjijikan didunia ini, untuk menarik sumpahku pada-Mu
Kumampu membenci seluruh selirku, yang membuatku buta akan kehadiran-Mu
Kumampu hancurkan hartaku,  yang harusnya aku tak mengenal harta tsb jika itu membuatku benci pada-Mu
Sekalipun kau musnahkan aku, sungguh kubersedia , karna raga ini sungguh tak tau malu pada penciptanya,"




enjoy :)

Wednesday, 28 December 2011

-yg kosong pasti akan ke isi :)-

mungkin  sekarang kita seperti ini 
Bagi yang tidak , mulailah untuk bersyukur saat ini juga. Karna itulah yg disebut nikmat :)
Dan bagi yg merasakan hal tersebut. Tetap bersyukurlah karna masih diberi ruang (kehidupan). Jangan menyerah. Karna suatu saat nanti kita pasti akan seperti ini :

 kita pasti bisa mengisi ruang kosong ini sedikit demi sedikit 
"ah mustahil , mana mungkin aku bisa mengisi ruang kosong itu sedemikian rupa"
"BISA !"katakan saja: "AKU PASTI BISA !" 
Karena semua itu dapet terisi jika kita mampu rasakan sebuah "USAHA"  dan menjumpai keadaan yg "TAK PERNAH LELAH" 
dan untuk memulainya kita hanya butuh "OPTIMISME"


Jika kita mau keluar lewat pintu itu dan temukan jati diri serta kemampuan kita  maka semua akan terbeli untuk mengisi kekosongan itu :) 

Mari , kita keluar bersama .jika hanya didalam sana kita tak akan bisa membeli itu semua .. ayo keluar:)

Sunday, 18 December 2011

-my pict-

 my classmate :)




Sunday, 11 December 2011

-Hanya menunggu-



Hanya menunggu
Kemudian menunggu
Lalu menunggu
Tetap menunggu
Terus menunggu
Dan puisi ini akan sempurna saat penantian dan kata menungguku telah usai………..

-Kasih Sayang Tuhan tak pernah usai :)-

dulu saat aku sukses, aku mempercayai Tuhanku memelukku dan mengasihi selalu
lalu kuterjatuh, maka saat itulah aku menyumpahi Tuhanku .
aku membenci Tuhanku, aku pernah menantang-Nya
karena kasih-Nya tak seperti anganku
aku telah memepercayai-Nya , sungguh !
tapi sayang Tuhanku hanya memberi ini
ini pun tak cukup untuk membayar semua yang kulakukan
lalu aku coba pergi mencari Tuhan baru dan aku beranggap itulah aku...
saat itulah kisahku bagaikan fatamorgana surga
Hartaku berlimpah, Selirkupun aduhai cantiknya, ternakkupun sungguh kubanggakan ,aku menyukai ini..
saat itu aku semakin berani membuka senyumku ...
aku tau ini karna usahaku bukan karna Tuhanku
tapi anehnya , . .
dari pesona para selirku, aku tak menemukan pesona cintanya padaku..
sungguh Nabi Yusuflah yang lebih beruntung dariku , kaum terindahpun tergila gila padanya. .
dan dari perjalananku menjumpai mereka yang Ter-hebat dinegeri tetanggaku pun, tak kutemui sesuatu yg sehebat melimpahnya hartaku ini
sampai aku tertegun, saat kujumpai mereka yg sedang mengemis
kukira mereka menginginkan sebagian hartaku..
dengan bangga kutawarkan harta sang raja ini
sampai aku tertegun , mereka menolak
”tak maukah kau dengan hartaku ? sungguh jahanam sekali dirimu, sudahkah kaya dirimu berani menolak akan hal ini ”
”sungguh,saudaraku aku tak pernah menginginkan hartamu yang hanya sebongkah biji dzarrah  ,pernahkah kau dengar tentang hebatnya Nabimu Sulaiman? Pernahkah kau dengar siapakah pemilik kakbah terindah dan termegah? hingga seluruh pelosok menghabiskan waktunya disana tanpa terkurangi sedikitpun kemegahan dan kebutuhan disana .Adakah perusahanmu yang mampu menandingi megahnya kakbah ?pernahkah kau mendengar siapa pemilik galaksi terhebat ini ?mampukah harta yang kau banggakan itu membelinya ?berapa ratus ikankah dan hewan yang kau pelihara dirumah ?pernahkah kau berfikir ada yg lebih terhebat darimu hingga mampu memelihara binatang dr ikan hingga binatang didarat yang tak mampu terhitung jumlahnya yang saat ini tak sempat kau membelinya, . berfikirlah sampai kau sadar peliharanmu hanyalah sebagian kecil hewan yg kau ambil dari pemilik makhluk2 tersebut,Zat yang TERHEBAT yang mampu memelihara seluruhnya,
Lalu ingatlah, dirimu yg kau anggap yang terhebat itu, siapakah yg mampu menciptakan seorang yang hebat sepertimu, bukankah Dia yang menciptakanmulah yang pantas terbilang paling TERHEBAT dari dirimu,?adakah barang yg dicipta lebih hebat dari penciptanya ?

Aku menangis karna sejenak aku renungkan semua itu lalu lidahku bersambut memberi pernyataan ” aku tahu itu wahai saudaraku, itu adalah Tuhanku.. Tuhanku yang Maha akan segalanya, tapi aku sungguh membenci Tuhanku untuk saat itu, aku menyembah-Nya , aku menyanjung-Nya,tapi dalam sekejab Tuhanku menyapu ratakan harta dari usaha, dan tawakalku hingga aku harus memulai kembali segalanya ”
”Wahai saudaraku, sungguh kutakmengerti apa perasaanmu, kau masih dikasihi Tuhanmu meski disaat kau membenci-Nya, kau masih diberi kelayakan dan kepantasan meski kau pernah menyumpahi-Nya, sungguh beruntungnya dirimu, dalam keangkuhanmu Tuhanmu masih menyayangimu, tak ingatkah kau kisah para kaum yang pernah mencela Nabimu serta Tuhanmu, adakah dari mereka yang selamat dari azab-Nya,
Sungguh kau beruntung tiada tara, kembalilah wahai saudaraku, segalanya ada pada Tuhanmu, kemarin, sekarang ,esok, Tuhan merencanakan yang terindah untuk hamba-Nya” :)



"Tuhanku yang Terindah
Sungguh sumpahku adalah kata yg menjijikan dari mulut hinaku
Kumampu menjilat sebusuknya ludah yg keluar dr hewan paling menjijikan didunia ini, untuk menarik sumpahku pada-Mu
Kumampu membenci seluruh selirku, yang membuatku buta akan kehadiran-Mu
Kumampu hancurkan hartaku,  yang harusnya aku tak mengenal harta tsb jika itu membuatku benci pada-Mu
Sekalipun kau musnahkan aku, sungguh kubersedia , karna raga ini sungguh tak tau malu pada penciptanya,"




enjoy :)
© 29 September
Maira Gall