Wednesday, 9 January 2013

-secuplik kisah abu abu-



Layaknya lembayung yang memayungi senja.

Teduh yang selalu iringi hujan.

Dan bara yang menguatkan api.

Seperti itulah, aku dan kamu, sahabatku..

Satu kesatuan yang saling melengkapi.

Friday, 4 January 2013

-wujud luka itu ada-





Destiny, here I am
Giving all my day, I never felt so in love before
When forever is not enough
Nothing can tear us apart
Reff:
To be at your side, whenever, wherever
To be in your heart, whenever, wherever....
♪♫


- Hujan dianalogikan-

dari sekian kronologi terjadinya hujan hingga reda, aku paling suka bagian ketika langit mulai mendung dan rinai kecil air mulai berceceran disertai gelegar petir yang sengaja bergerombol. langit mendung itu perasaanku yang entah akan bagaimana kelanjutannya, rinai air yang sedikit demi sedikit menitik itu air mataku, gelegar petir itu rasa sakitnya. lebih baik terus begitu, sedikit tangis, terus menggantung dan rasa sakit berlebih.

Wednesday, 2 January 2013

-Teman ? -





Aku tak ingin mengunyah karma lagi. Tapi ini sangat sulit. Bahkan untuk dicerna sekalipun. Dendam masih terasa begitu hangat. Tragis kemarin kuberusaha untuk mengilangkan benci , tp yang lagi lagi terjadi hanyalah luka yg masih berbekas untuk memberi alasan kenapa rasa benci melekat erat. Yang aku inginkan saat ini hanya kesendirianku. Kecuali bila ada sesuatu yang bisa memaksaku menghapus trauma ini atau kau sendiri yang menghilang dari hadapanku. Aku tak akan berharap.

Wednesday, 9 January 2013

-secuplik kisah abu abu-



Layaknya lembayung yang memayungi senja.

Teduh yang selalu iringi hujan.

Dan bara yang menguatkan api.

Seperti itulah, aku dan kamu, sahabatku..

Satu kesatuan yang saling melengkapi.

Friday, 4 January 2013

-wujud luka itu ada-





Destiny, here I am
Giving all my day, I never felt so in love before
When forever is not enough
Nothing can tear us apart
Reff:
To be at your side, whenever, wherever
To be in your heart, whenever, wherever....
♪♫


- Hujan dianalogikan-

dari sekian kronologi terjadinya hujan hingga reda, aku paling suka bagian ketika langit mulai mendung dan rinai kecil air mulai berceceran disertai gelegar petir yang sengaja bergerombol. langit mendung itu perasaanku yang entah akan bagaimana kelanjutannya, rinai air yang sedikit demi sedikit menitik itu air mataku, gelegar petir itu rasa sakitnya. lebih baik terus begitu, sedikit tangis, terus menggantung dan rasa sakit berlebih.

Wednesday, 2 January 2013

-Teman ? -





Aku tak ingin mengunyah karma lagi. Tapi ini sangat sulit. Bahkan untuk dicerna sekalipun. Dendam masih terasa begitu hangat. Tragis kemarin kuberusaha untuk mengilangkan benci , tp yang lagi lagi terjadi hanyalah luka yg masih berbekas untuk memberi alasan kenapa rasa benci melekat erat. Yang aku inginkan saat ini hanya kesendirianku. Kecuali bila ada sesuatu yang bisa memaksaku menghapus trauma ini atau kau sendiri yang menghilang dari hadapanku. Aku tak akan berharap.
© 29 September
Maira Gall