Sunday, 30 November 2014

Dalam kondisi tidak nyaman.
Sajak tidak akan berirama.
Kata-kata bagus sekalipun tak bisa kau baitkan.
Sastra itu sebuah ketenangan.
Coba kau pikir lagi
Aku ingin mengerti
Kenapa ketikan ini tidak berbunyi ?



Tuesday, 25 November 2014

hidup seimbang perlu atau butuh ?

sekali kali dicaci, sekali kali dipuji, sesekali serius, sesekali humor, sesekali menyendiri, sesekali gagal, sesekali sukses (kalo bisa sering dan wajib ), sesekali maafkan,
sesekali memang perlu marah, mengasihani hati agar tidak bekerja sendiri menahan sakit yg bersamaan

tapi jangan sekali kali dalam sekalipun melupakan cara Tuhan menghidupimu.

dari sekian seduhan , kamu yang paling manis mengajarkan kebahagiaan :)
sabar, sederhana begitu kan ? 

Friday, 14 November 2014

singkat cerita
perjalanan menuju dokter reni itu harus ditempuh dengan sekali bus transpakuan dan sekali angkot jurusan kampus dalam. Kurang lebih 1jam untuk menempuhnya
cukup sederhana cerita hari ini tapi tangan ini tidak sekedar usil saja mengetiknya
Dalam ruang angkot ini kutemui kepolosan anak kecil yang berbicara pada seorang umik, begitu panggilan ibu itu, panggilan dari sikecil lugu.

"mik becek ya mik" ibunya tak menyahut
dan suara petir sempat mendiamkan bocah kecil itu. Namun tak lama ia bersua lagi "mik gluduk mik" kali ini ibunya menjawab dan tersenyum. "iya banjir ya "lalu beliau pindahkan barang belanjaannya pada satu tempat. kantong kresek itupun berubah fungsi seketika menutupi kepala si kecil "biar ga basah"
aku terkekeh melihat itu didepan ibunya. kusunggingkan senyum pada ibunya
*bahagia ya sepertinya*

kupandangi lagi wajah mungil yang kian datar itu,  melihat hujan yg semakin beruntun
....

memang ada hujan memang ada petir
tapi sepertinya bukan mereka sebagai semua sebab
kuikuti laku bocah kecil itu melihat hujan






ibu ya...

"suatu saat anak kecil yang terlahir dari garis cucu kakek nenek seperti mereka, kunjanjikan lebih bahagia dari sekedar aku"




kita tidak pernah tau kapan semuanya akan berhenti lalu dimulai dari suatu hal yang baru

ini bukan perpisahan. bukankah kita sedang sama-sama mencari tujuan?
janjikan saja kita akan bertemu dimana. begitu kan ? :)


"cinta yang paling manis adalah jatuh cintanya dua sahabat yang sama-sama menutupi
tapi
paling pait saat semua tak kembali seperti alami"
kurang lebih 8 tahun silam, walaupun dulu dibilang kita ini sekedar dua orang monyet


"tong kosong berbunyi nyaring"
persahabatan itu kosong. hanya saja mereka  terlalu nyaring membicarakannya
kutahan bulat bulat. dan meluap....

Sunday, 30 November 2014

Dalam kondisi tidak nyaman.
Sajak tidak akan berirama.
Kata-kata bagus sekalipun tak bisa kau baitkan.
Sastra itu sebuah ketenangan.
Coba kau pikir lagi
Aku ingin mengerti
Kenapa ketikan ini tidak berbunyi ?



Tuesday, 25 November 2014

hidup seimbang perlu atau butuh ?

sekali kali dicaci, sekali kali dipuji, sesekali serius, sesekali humor, sesekali menyendiri, sesekali gagal, sesekali sukses (kalo bisa sering dan wajib ), sesekali maafkan,
sesekali memang perlu marah, mengasihani hati agar tidak bekerja sendiri menahan sakit yg bersamaan

tapi jangan sekali kali dalam sekalipun melupakan cara Tuhan menghidupimu.

dari sekian seduhan , kamu yang paling manis mengajarkan kebahagiaan :)
sabar, sederhana begitu kan ? 

Friday, 14 November 2014

singkat cerita
perjalanan menuju dokter reni itu harus ditempuh dengan sekali bus transpakuan dan sekali angkot jurusan kampus dalam. Kurang lebih 1jam untuk menempuhnya
cukup sederhana cerita hari ini tapi tangan ini tidak sekedar usil saja mengetiknya
Dalam ruang angkot ini kutemui kepolosan anak kecil yang berbicara pada seorang umik, begitu panggilan ibu itu, panggilan dari sikecil lugu.

"mik becek ya mik" ibunya tak menyahut
dan suara petir sempat mendiamkan bocah kecil itu. Namun tak lama ia bersua lagi "mik gluduk mik" kali ini ibunya menjawab dan tersenyum. "iya banjir ya "lalu beliau pindahkan barang belanjaannya pada satu tempat. kantong kresek itupun berubah fungsi seketika menutupi kepala si kecil "biar ga basah"
aku terkekeh melihat itu didepan ibunya. kusunggingkan senyum pada ibunya
*bahagia ya sepertinya*

kupandangi lagi wajah mungil yang kian datar itu,  melihat hujan yg semakin beruntun
....

memang ada hujan memang ada petir
tapi sepertinya bukan mereka sebagai semua sebab
kuikuti laku bocah kecil itu melihat hujan






ibu ya...

"suatu saat anak kecil yang terlahir dari garis cucu kakek nenek seperti mereka, kunjanjikan lebih bahagia dari sekedar aku"




kita tidak pernah tau kapan semuanya akan berhenti lalu dimulai dari suatu hal yang baru
ini bukan perpisahan. bukankah kita sedang sama-sama mencari tujuan?
janjikan saja kita akan bertemu dimana. begitu kan ? :)

"cinta yang paling manis adalah jatuh cintanya dua sahabat yang sama-sama menutupi
tapi
paling pait saat semua tak kembali seperti alami"
kurang lebih 8 tahun silam, walaupun dulu dibilang kita ini sekedar dua orang monyet


"tong kosong berbunyi nyaring"
persahabatan itu kosong. hanya saja mereka  terlalu nyaring membicarakannya
kutahan bulat bulat. dan meluap....

© 29 September
Maira Gall