Thursday, 17 May 2012

-Human trafficking ?-

Stop human trafficking
Ibu Pertiwi melacurkan diri
Pura-pura TKI
Pakai paspor resmi penghuni negri
Kedaulatan bulat dihianati
Belati tertancap di hati rakyat
Cucuran keringat budak sepanjang jaman
Sumbangkan dosa tuk akhir zaman 
Bidadari sayu kau manis tp sungguh tragis 
Tak menolak saat jalang mulai mengganyang
Apa daya karna tak berdaya juga tak terbela
Dalam hati kutau kau juga sedang bertanya
Selama hayat dikandung badan
Menanti perubahan peradaban alam
Sampai ibu pertiwi sadar diri
Bocah ingusankah yg memimpin negri ?
Argh ! 

Wednesday, 16 May 2012

-my art-






-halo polisi i'm here :)-


halo pak.polisi :)
kuingin adukan keadaan ini
jalan yg kulalui sudah tidak aman lagi
lalu lintas sudah tidak berfungsi
apalagi kalo pagi hari
ramainya kendaraan makin menjadi jadi
dan sialnya itu membuatku telat lagi

  
duh pak polisi
akhirnya setiap hari tepatnya pagi hari
kuharus bangun lebih, lebih, dan lebih pagi lagi
walaupun itu terasa bosan sekali
tapi kupikir itu lebih baik
daripada aku harus kena sanksi
lari lari dhalaman sekolah itu pasti capek sekali
pak polisi
tau gak sih kenapa jalan sudah tidak aman lagi ?
tau gak sih kenapa aku harus bangun lebih pagi?
ya karna disana tak dipasang lampu lalu lintas lagi
nyebrang jalan pasti susah sekali
kalo nunggu pak polisi , keburu telat kali
datangnya aja siang hari ,
pasti gara gara mandinya lama sekali
ayolah pak polisi bangun lebih pagi
nanti bapak bisa hirup oksigen pagi
sambil membantu kita kita ini
pak polisi
coba bayangkan kalo semuanya masih seperti ini
bisa bisa kasus afriyani berpindah keisini
lalu siapa yg jadi korbannya nanti ?
apa aku yg menulis kisah ini ?
bisa saja sih,
tp plis deh aku gk mau itu terjadi

-me ?uumm ~.~-


they say I'm a kid,my ego is big . But I don't give a sh*t, because it goes like this
This is real.This is me.I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me.Now I’ve found who I am

There’s no way to hold it in. No more hiding who I wanna be
This is me

Sunday, 13 May 2012

-something inside my minds-


pucat biru bibir memar lebam
peluh punggung pekat  legam
cemeti menyayat nyayat luka tajam
tak terpasung tapi pedih tergenggam
demi kertas real pengganti dirham
harga diri dibuang sejak melambai salam
nama agen pengirim terjahit di seragam

di negeri para tuan dan nyonya
keluh pilu tersadap jeruji kaca
lepuh muka tesudut setrika
bodoh tolol serapah biasa
bogem tendang menu ekstra
sabarlah wahai buruh lintas negara
kebal dan tuli itu adalah modal kerja


mata mincing bandara mincing
dahi kerut pandang TKI miring
lebih murah dari budak romawi
lebih terperah dari sapi pedati
terbiarkan oleh negara tergadai
terbiarkan oleh menteri partai
peduli kasus terus kirim demi devisa
dari upah berbalas siksa dan tipudaya


asah mimpi tak kunjung usai
telah pergi biarlah tak kembali
lebih baik mati di lumbung padi
daripada mati di negeri sendiri
di sawah yang tak mau bersemi
di belantara yang tereksploitasi


nun di seberang lautan
nun di meja perundingan
birokrat kasak kusut
diplomasi ala kentut
kesepakatan pengecut
kecam basi tanpa tuntut
berdamai lalu makan dan tertawa
besok kalian TKI harus tetap bekerja
sabar sajalah . Jasamu tak akan sia sia

-Tak perlu sempurna untuk bahagia-


Saat itu aku menjumpainya dan aku melihatnya tengah memperjuangkan cintanya pada wanita cantik yang tau bagaimana berbudi baik, wanita lembut yang tau bagaimana cara mengasihi , wanita cemerlang yg pandai merangkai sajak yg begitu indah. Dan itu bukan aku . Aku hanya saksi ketidakadilan yg diterimanya saat itu.

Aku mengenal wanita itu. Aku mengaguminya dan lelaki manapun pantas untuk jatuh cinta padanya. Karena dia seorang wanita yg sangat pantas untuk diperjuangkan. Sempat kusesalkan saat ia melabuhkan pada pilihan yg tak sejalan dengan harapanku. Tapi kurasa sekarang aku mampu menikmati kisah itu semua. Karena aku tau apa yang harus aku syukuri dari itu. Takdir Tuhan menjadikan aku penggantinya.

Thursday, 17 May 2012

-Human trafficking ?-

Stop human trafficking
Ibu Pertiwi melacurkan diri
Pura-pura TKI
Pakai paspor resmi penghuni negri
Kedaulatan bulat dihianati
Belati tertancap di hati rakyat
Cucuran keringat budak sepanjang jaman
Sumbangkan dosa tuk akhir zaman 
Bidadari sayu kau manis tp sungguh tragis 
Tak menolak saat jalang mulai mengganyang
Apa daya karna tak berdaya juga tak terbela
Dalam hati kutau kau juga sedang bertanya
Selama hayat dikandung badan
Menanti perubahan peradaban alam
Sampai ibu pertiwi sadar diri
Bocah ingusankah yg memimpin negri ?
Argh ! 

Wednesday, 16 May 2012

-my art-






-halo polisi i'm here :)-


halo pak.polisi :)
kuingin adukan keadaan ini
jalan yg kulalui sudah tidak aman lagi
lalu lintas sudah tidak berfungsi
apalagi kalo pagi hari
ramainya kendaraan makin menjadi jadi
dan sialnya itu membuatku telat lagi

  
duh pak polisi
akhirnya setiap hari tepatnya pagi hari
kuharus bangun lebih, lebih, dan lebih pagi lagi
walaupun itu terasa bosan sekali
tapi kupikir itu lebih baik
daripada aku harus kena sanksi
lari lari dhalaman sekolah itu pasti capek sekali
pak polisi
tau gak sih kenapa jalan sudah tidak aman lagi ?
tau gak sih kenapa aku harus bangun lebih pagi?
ya karna disana tak dipasang lampu lalu lintas lagi
nyebrang jalan pasti susah sekali
kalo nunggu pak polisi , keburu telat kali
datangnya aja siang hari ,
pasti gara gara mandinya lama sekali
ayolah pak polisi bangun lebih pagi
nanti bapak bisa hirup oksigen pagi
sambil membantu kita kita ini
pak polisi
coba bayangkan kalo semuanya masih seperti ini
bisa bisa kasus afriyani berpindah keisini
lalu siapa yg jadi korbannya nanti ?
apa aku yg menulis kisah ini ?
bisa saja sih,
tp plis deh aku gk mau itu terjadi

-me ?uumm ~.~-


they say I'm a kid,my ego is big . But I don't give a sh*t, because it goes like this
This is real.This is me.I’m exactly where I’m supposed to be now
Gonna let light shine on me.Now I’ve found who I am

There’s no way to hold it in. No more hiding who I wanna be
This is me

Sunday, 13 May 2012

-something inside my minds-


pucat biru bibir memar lebam
peluh punggung pekat  legam
cemeti menyayat nyayat luka tajam
tak terpasung tapi pedih tergenggam
demi kertas real pengganti dirham
harga diri dibuang sejak melambai salam
nama agen pengirim terjahit di seragam

di negeri para tuan dan nyonya
keluh pilu tersadap jeruji kaca
lepuh muka tesudut setrika
bodoh tolol serapah biasa
bogem tendang menu ekstra
sabarlah wahai buruh lintas negara
kebal dan tuli itu adalah modal kerja


mata mincing bandara mincing
dahi kerut pandang TKI miring
lebih murah dari budak romawi
lebih terperah dari sapi pedati
terbiarkan oleh negara tergadai
terbiarkan oleh menteri partai
peduli kasus terus kirim demi devisa
dari upah berbalas siksa dan tipudaya


asah mimpi tak kunjung usai
telah pergi biarlah tak kembali
lebih baik mati di lumbung padi
daripada mati di negeri sendiri
di sawah yang tak mau bersemi
di belantara yang tereksploitasi


nun di seberang lautan
nun di meja perundingan
birokrat kasak kusut
diplomasi ala kentut
kesepakatan pengecut
kecam basi tanpa tuntut
berdamai lalu makan dan tertawa
besok kalian TKI harus tetap bekerja
sabar sajalah . Jasamu tak akan sia sia

-Tak perlu sempurna untuk bahagia-


Saat itu aku menjumpainya dan aku melihatnya tengah memperjuangkan cintanya pada wanita cantik yang tau bagaimana berbudi baik, wanita lembut yang tau bagaimana cara mengasihi , wanita cemerlang yg pandai merangkai sajak yg begitu indah. Dan itu bukan aku . Aku hanya saksi ketidakadilan yg diterimanya saat itu.

Aku mengenal wanita itu. Aku mengaguminya dan lelaki manapun pantas untuk jatuh cinta padanya. Karena dia seorang wanita yg sangat pantas untuk diperjuangkan. Sempat kusesalkan saat ia melabuhkan pada pilihan yg tak sejalan dengan harapanku. Tapi kurasa sekarang aku mampu menikmati kisah itu semua. Karena aku tau apa yang harus aku syukuri dari itu. Takdir Tuhan menjadikan aku penggantinya.
© 29 September
Maira Gall